drop down

Tampilkan postingan dengan label Cerita Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Hikmah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Agustus 2017

Jujur Ternyata Lebih Baik



Ada 4 orang mahasiswa yang telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi yang sama agar kompak saat memberi alasan pada dosen agar dosen berbaik hati memberi kesempatan kepada mereka untuk ujian susulan.  

Jumat, 16 Juni 2017

*KISAH NYATA MENGGUGAH JIWA*

Diceritakan oleh seorang Khatib ketika Khutbah Jum'at:
Seorang anak berumur 10 th namanya Umar. Dia anak pengusaha sukses yg kaya raya. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta. Tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal. Tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah, karena uangnya berlimpah.

Minggu, 16 Oktober 2016

SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARNA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS'' !!

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya kelaparan …

Sabtu, 20 Agustus 2016

Kisah Inspiratif : "ANAKKU YANG RANGKING KE-23"


Diambil dari tulisan Sdr. Muhammad Yassin Soepardi
*ANAKKU YANG RANGKING KE-23*
Di kelasnya ada 25 orang murid, setiap kenaikan kelas, anak perempuanku selalu mendapat ranking ke-23.
Lambat laun ia dijuluki dengan panggilan nomor ini. Sebagai orangtua, kami merasa panggilan ini kurang enak didengar, namun anehnya anak kami tidak merasa keberatan dengan panggilan ini.

Selasa, 26 April 2016

U Are So Special Person

 http://hasiro.com/wp-content/uploads/2016/01/uang3.jpg
Suatu hari seorang Pembicara terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,- ia bertanya kepada hadirin, "Siapa yang mau uang ini ?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak peminat.

Senin, 25 April 2016

Percaya, Diam, dan Lihatlah

Seorang anak kecil sedang bermain sendirian dengan mainannya. Ketika sedang asyik-asyiknya bermain, tiba-tiba mainannya itu rusak. Dia mencoba untuk membetulkannya sendiri, tapi rupanya usahanya itu dari tadi sia sia saja. Akhirnya dia pun menyerah, dan mendatangi ayahnya agar memperbaiki mainannya tersebut.

Ibu Buta, yang memalukan ku

Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang Ibu yang BUTA ! Matanya tidak ada satu. Aku sangat malu, benar-benar malu.

Sabtu, 23 April 2016

Kisah Guru Bijak dan Sebuah Toples


Sebuah kisah inspiratif populer. Pada suatu waktu, terdapat seorang guru yang bijak. Banyak murid yang datang dari tempat jauh, untuk mendengarkan petuah bijaknya. Pada suatu hari, seperti biasa, para murid berkumpul untuk mendengarkan pelajaran dari sang guru.

Tiga Kesalahan karena Berburuk Sangka

Pada masa kekhalifahan beliau, Umar bin Khatab adalah khalifah yang selalu berjalan tengah malam untuk mengetahui keadaan kota dan keadaan rakyatnya. Dengan inspeksi langsung inilah amirul mukminin kedua ini dapat mengetahui kondisi rakyatnya secara sebenar-benarnya. Masa telah lewat malam saat beliau melewati sebuah rumah yang dari luar terdengar seorang pria di dalam rumah yang sedang asyik tertawa. Semakin beliau mendekat, beliau juga mendengar suara gelak tawa wanita.

Mengagumkan..!! Pemuda ini Beri Jawaban Mengejutkan Soal Pertanyaan "SIAPA YANG MENCIPTAKAN ALLAH?"

Ada seseorang umat yang masuk satu masjid, dia ajukan 3 pertanyaan yang cuma bisa dijawab dengan akal. Berarti tak bisa dijawab dengan dalil, lantaran dalil itu cuma dipercaya oleh pengikutnya, bila memakai dalil (naqli) jadi justeru pembicaraan ini akan tidak menghasilkan apa-apa...

SUBHANALLAH..!! ANAK CACAT MISKIN YANG DERMAWAN

Ada seorang anak yang kurus tinggal tulang berbalut kulit, yang rambutnya sendiri pun sudah menguning mungkin akibat terpaan sinar matahari dan malnutrisi, menyeret-nyeret tubuhnya. Kakinya cacat. Dia memegang sebuah mangkuk besi. Anak itu merangkak di depan meja yang bertuliskan “donasi”. Orang-orang berpikir: